Minggu, 30 Agustus 2009

mutasi baru

Jakarta–Mabes Polri kembali memutasi sejumlah pejabatnya. 19 Perwira tinggi dan 97 perwira menengah dimutasi, salah satunya Irjen Pol Mathius Salempang dan Irjen Pol Hadiatmoko.
Dalam telegram rahasia tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri, Mathius dan Hadiatmoko masing-masing menduduki jabatan Kapolda Kaltim dan staf ahli Kapolri.
Telegram rahasia bertuliskan TR/471/VIII/2009 tertanggal 25 Agustus 2009 ditandatangani Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri. Telegram didapatkan wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (26/8).
Berikut salah satu perwira yang dimutasi:
Kapolda Kaltim Irjen Pol Andi Masniat dimutasi sebagai Pati Mabes Polri dalam rangka pensiun. Penggantinya Irjen Pol Mathius Salempang yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulsel diangkat sebagai Kapolda Kaltim.
Irjen Pol Adang Rochjana, staf ahli Kapolri diangkat sebagai Kapolda Sulsel.
Brigjen Pol Harry Montolalu Direktur Narkoba Bareskrim Polri diangkat sebagai staf ahli Kapolri.
Pengganti Harry Montolalu, Kombes Pol Arman Bepari yang sebelumnya Direktur Narkoba Polda Metro Jaya diangkat sebagai Direktur Narkoba Bareskrim Polri.
Irjen Pol Hadiatmoko Wakabareskrim Mabes Polri diangkat sebagai staf ahli Kapolri. Penggantinya Brigjen Pol Dikdik Mulyana Arif Mansyur yang sebelumnya Kapolda Kep. Riau diangkat sebagai Wakabareskrim Polri.
Pengganti Dikdik, Brigjen Pol Pudji Hartanto yang sebelumnya menjabat Karo Binpolsus PPNS penyidik Pegawai Negeri Sipil SDEOPS Mabes Polri diangkat sebagai Kapolda Kep Riau.
Brigjen Pol Djoko Satryo, Kapolda Sutra dimutasi sebagai Pati Mabes Polri dalam rangka pensiun.
Brigjen Pol Sukrawardi Dahlan sebelumnya sebagai Karo Jianstra SDOPS Polri diangkat sebagai Kapolda Sutra.
Kombes Pol Anjan Pramuka Putra, Dir Narkoba Polda Sumut diangkat menjadi Dir Narkoba Polda Metro Jaya.

Barca sukses boyong gelar piala super eropa

Jakarta - Barcelona meraih titel Piala Super Eropa ketiganya dengan mengalahkan Shakhtar Donetsk 1-0, Sabtu (29/8/2009) dinihari WIB. Itulah titel ketiga Barca di ajang ini.Barca untuk sementara menjadi tim tersukses kedua di Piala Super Eropa di bawah AC Milan. Rossoneri sejauh ini adalah kontestan tersukses dengan koleksi lima gelarnya.Sebelum 1998, Piala Super Eropa dimainkan home and away. Baru pada edisi 1998, cuma satu pertandingan yang dilangsungkan dan tempatnya selalu di Stade Louis II di Monako.

Spa milik raikonen

Spa - Sirkuit Spa Francorchamps menjadi milik Kimi Raikkonen lagi. Usai menang di tahun 2004, 2005 dan 2007, The Iceman kembali berhasil meraihnya lagi di GP Belgia tahun ini.Dengan kemenangan hari Minggu (30/8/2009) malam WIB, berarti hanya kemenangan Felipe Massa pada 2008 yang menyelingi kedigdayaannya -- tahun 2006 GP Belgia absen dari kalender F1. Kemenangannya ini sekaligus menjadi yang perdana untuk Raikkonen sejak GP Spanyol, April 2008.Catatan lainnya, ini adalah kemenangan perdana Ferrari untuk musim 2009. Wajar kalau kemudian kru Ferrari terlihat bersemangat menyanyikan lagu kebangsaan Italia ketika Raikkonen berada di podium tertinggi. Jalannya BalapanStart dimulai, Giancarlo Fisichella berhasil memempertahankan posisinya sebagai pemegang posisi pertama. Berada di belakangnya adalah pembalap Toyota, Jarno Trulli. Namun posisi dua yang diduduki Trulli tak bertahan lama.Melesat dari posisi enam, Kimi Raikkonen mencecar posisi Trulli. Pembalap Ferrari ini pun mampu melewati lawannya itu dan akhirnya menempati urutan dua. Posisi Trulli pun merosot ke posisi tiga.
Belum sampai satu lap, kecelakaan pun terjadi. Tak tanggung-tanggung empat pembalap sekaligus langsung out; Jenson Button, Lewis Hamilton, Jaime Alguersuari dan Romain Grosjean. Mobil ketiganya saling bersenggolan di sebuah tikungan dan akhirnya tak mampu melanjutkan lomba.Akibat dari kecelakaan tersebut, safety car pun masuk ke dalam lintasan. Posisi lima besar setelah satu lap adalah Fisichella, Raikkonen, Robert Kubica, Nick Heidfeld dan Trulli.Safety car hanya bertahan selama empat lap. Selepasnya, Raikkonen memacu mobilnya untuk melewati Fisichella dan meraih posisi terdepan. Sementara Trulli yang akhirnya harus masuk pit, melorot ke posisi 14.Sebelas lap berlalu, Raikkonen berhasil mempertahankan keunggulannya atas Fisichella. Pembalap asal Finlandia itu unggul sampai dua detik atas saingan terdekatnya tersebut. Sementara di belakang Fisichella, ada Kubica yang terpaut 1,7 detik.Lap 14 Raikkonen dan Fisichella berbarengan masuk ke dalam pit. Membiarkan posisi terdepan diambil-alih oleh Nico Rosberg. Namun Raikkonen dan Fisichella tak butuh waktu lama untuk kembali ke tiga urutan terdepan, setelah beberapa pembalap lainnya satu per satu masuk pit.Posisi lima besar setelah 17 lap: Rosberg, Raikkonen, Fisichella, Fernando Alonso dan Kubica. Rosberg sampai pada lap ini belum sekalipun melakukan pit stop.Dua lap berselang, Rosberg akhirnya masuk ke dalam pit dan Raikkonen kembali memimpin. Berada di belakangnya adalah Fisichella yang terus memperkecil selisih gap dengan "Manusia Es". Lap 23, Fisichella hanya tinggal tertinggal 0,7 detik dari Raikkonen.
Satu lap berselang, Alonso masuk ke dalam pit, di mana ia menghabiskan waktu sampai 35 detik. Penyebabnya adalah masalah pada bagian ban kiri depan mobilnya yang sulit untuk diganti. Pembalap asal Spanyol ini kemudian kembali ke pit dua lap kemudian, hanya untuk retired.Hingga sampai sepuluh lap menjelang akhir balapan, Raikkonen dan Fisichella masih terus bersaing. Kali ini Fisichella kembali berhasil memangkas selisih waktunya dengan Raikkonen, menjadi 0,6 detik.Raikkonen akhirnya keluar sebagai juaranya dengan Fisichella menjadi runner-up. Di belakang mereka finis berturut-turut Vettel, Kubica dan Heidfeld.

Senin, 30 Juni 2008

Viva Spanyol

Wina, uefa Spanyol akhirnya keluar sebagai juara di pentas Piala Eropa 2008. Dalam pertandingan final melawan Jerman di stadion Ernst Happel, Minggu (26/6). Spanyol berhasil menang 1-0 atas Jerman.Sejak kick-off, Jerman mencoba untuk lansung mengambil inisiatif serangan. Dalam sepuluh menit awal, pertahanan Spanyol harus berkerja keras menghalau serangan lawan. Sebuah peluang Jerman datang dari tendangan keras Miroslav Klose pada menit keempat. Tetapi bola masih melebar tipis dari gawang Iker Casillas.Memasuki menit ke-14, Spanyol baru memperoleh sebuah peluang saat tendangan Xaxi Hernandez membentur badan Arne Friedrich. Beruntung reaksi cepat Jens Lehmann mampu menghindari Jerman terhindari dari gol bunuh diri Friedrich.Pada menit ke-22, sebuah sundulan Fernando Torres setelah menerima umpan Sergio Ramos dari sayap kanan mash membentur tiang gawang. Terus-menerus mengepung pertahanan Jerman akhirnya Spanyol berhasil mencetak gol. Pada menit ke-33, sebuah umpan terobosan Xavi Hernandez mampu dimanfaatkan Torres dengan baik setelah melewati hadangan bek Philip Lahm. Torres melepaskan tendangan lambung guna melewati jangkauan Lehmann. Unggul satu gol membuat mental pasukan Luis Argones itu semakin meningkat. Sebaliknya Jerman mencoba bangkit guna menyamakan kedudukan. Namun, hingga akhir 45 menit pertama tidak ada gol tambahan yang tercipta.Memasuki babak kedua, Jerman langsung menekan. Guna mempertajam lini depan, pelatih Joachim Loew menggantikan gelandang Thomas Hitzlsperger dengan striker Kevin Kuranyi. Keputusan ini terbilang tepat. Beberapa kali serangan Jerman mampu menciptakan peluang. Sayang, kokohnya pertahanan Charles Puyol dkk., membuat usaha Der Panzer selalu gagal.Keadaan sebaliknya justru terhadi di kubu Spanyol. Untuk mempertahankan keunggulan, Aragones memasukkan gelandang bertahan Xabi Aleonso untuk menurunkan tempo permainan. Spanyol hanya sesekali melakukan serangan balik untuk mengejar gol tambahan. Sepanjang babak kedua, Spanyol justru lebih banyak memperoleh peluang melalui tendangan Andres Iniesta dan Marcos Senna. Setelah menit 90 berjalan, tidak ada lagi gol tercipta dan Spanyol memastikan diri merebut gelar juara eropa untuk kedua kalinya.Terakhir kali Spanyol merasakan gelar juara pada tahun 1964. Kini, setelah menunggu selama 44 tahun, La Seleccion kembali berpesta untuk kedua kalinya.SensasionalKeberhasilan tim Matador keluar sebagai juara terbilang sensasional. Sepanjang turnamen kali ini, Spanyol tampil gemilang dalam setiap pertandingan. Dalam enam pertandingan yang dimainkan, Spanyol mencatat rekor kemenangan sempurna dimana selalu menang dalam setiap laga. Hebatnya lagi, La Furia Roja mencatat rekor paling sedikit kebobolan hanya empat gol dan rekor tim tersubur dengan mencetak total 12 gol sepanjang tunamen.Tidak hanya dalam kategori tim. Spanyol juga mendominasi juga untuk kategori individu. Penyerang David Villa keluar sebagai pencetak gol terbanyak dengan 4 gol sedangkan Fernando Torres terpilih sebagai pemain terbaik babak final.Susunan Pemain:Jerman: Lehmann, Friedrich, Metzelder, Mertesacker, Lahm (Jansen 46), Hitzlsperger (Kuranyi 58), Frings, Podolski, Ballack, Schweinsteiger, Klose (Gomez 79).Cadangan: Enke, Adler, Fritz, Westermann, Rolfes, Neuville, Trochowski, Borowski, Odonkor.Kartu kuning: Ballack, Kuranyi.Spanyol: Casillas, Sergio Ramos, Puyol, Marchena, Capdevila, Senna, Iniesta, Fabregas (Alonso 63), Xavi, Silva (Santi Cazorla 66), Torres (Guiza 78).Cadangan: Palop, Reina, Albiol, Fernando Navarro, Villa, Sergio Garcia, Arbeloa, Juanito, De la Red.Kartu kuning: Casillas, Torres.Gol: Fernando Torres 33'.Penonton: 51.428 orangWasit: Roberto Rosetti (Italia).

JCLEC

The Jakarta Centre for Law Enforcement Cooperation (JCLEC) is located within the Indonesian National Police Academy (AKPOL) in Semarang, Indonesia. The establishment of the Centre was announced by the Indonesian and Australian Governments in February 2004 and Australia has committed AUD$36.8million to support its development and operations over the next five years to 2009.
This initiative reflects the shared priority given to bilateral and regional cooperation on a variety of contemporary security issues. Since the announcement to establish the Centre in Indonesia various countries have expressed an interest in supporting its training role through the provision of technical assistance and funding.
The Centre is intended as a resource for the South East Asia region in the fight against transnational crime, with a focus on counter-terrorism and will coordinate and facilitate a range of training programs, including seminars and workshops. The establishment of this training and education institution by Indonesia and Australia will assist governments meet its security interests and objectives in South East Asia. The Centre will also be capable of responding to requests from regional governments for operational support in dealing with terrorism and other transnational crimes.

The Centre was officially opened by the President of the Republic of Indonesia, Her Excellency Ibu Hj.Megawati Soekarnoputri in Semarang on 3 July 2004. Although conceived as a bilateral initiative, both Indonesia and Australia welcome participation by regional countries and contributions from the wider international community supportive of the Centre’s goals.
The Centre will work particularly closely with law enforcement agencies in South East Asia, and cooperate where possible with existing centres such as the South East Asian Regional Centre for Counter Terrorism (SEARCCT) in Kuala Lumpur, Malaysia and the International Law Enforcement Academy (ILEA) in Bangkok, Thailand. It will be able to participate in work undertaken by the ad hoc working groups on law enforcement and legal issues established at the Bali Ministerial Meeting on Counter-Terrorism in February 2004, and related follow-up activities.
The Centre is commended to our regional neighbours and to the wider international community. This facility will strengthen the capacity of foreign governments and law enforcement personnel develop and attain complex security objectives in South East Asia.
Continued government support will ensure the Centre’s long-term viability and will promote values of learning and understanding through shared experience, to combat global terrorism and transnational crime.